Jenis Jenis Makanan Burung Terbiasa Di Alam Bebas

Jenis Jenis Makanan Burung Terbiasa Di Alam Bebas – Burung pada umumnya memiliki kebiasaan makan makanan yang hanya mereka sukai saja karena kondisi ini sesuai dengan anatomi tubuh mereka terutama terhadap alat pencernaan.

Erat kaitannya dengan keadaan seperti ini, diketahui bahwa burung pemakan biji biasanya kurang suka mengonsumsi ikan sebagai makanan utama / tambahan.

Demikian pula halnya terhadap burung pemakan serangga yang rata – rata mempunyai paruh kecil dan tidak begitu suka memakan hewan sebesar tikus.

Salah satu adaptasi burung terhadap makanan utama yang umum berlangsung dan dengan mudah bisa anda lihat adalah dari bentuk paruh. Paruh memiliki ragam fungsi, antara lain untuk mengiris, memotong, menggiling. dan menghancurkan makanan serta fungsi tambahan yang lainnya sebagai alat untuk mernbantu mereka pada saat membuat sarang di atas dahan pohon pilihan.

Adapun jenis – jenis makanan burung atau jenis pakan yang sekarang ini sudah dipasarkan di pasar – pasar tradisional atau pada toko pakan ternak di sekitar anda tinggal adalah memiliki tujuan untuk melengkapi kebutuhan terhadap sumber nutrisi yang diperlukan oleh burung dalam pembentukan pertumbuhan seperti pertumbuhan bulu tubuh atau bentuk tubuh yang ideal dan mungil, agar cepat gacor dan sehat.

Terkait dengan penjelasan dari kami tersebut di atas, berikut ini kami berikan jenis – jenis makanan burung yang umum dijumpai di pasaran Indonesia :

Burung Pemakan Biji – Bijian

Burung jenis pemakan biji – bijian pada umumnya mempunyai bentuk paruh pendek kuat, tebal, paruh ujung biasanya agak bengkok, paruh bagian atas memiliki ukuran lebih panjang dibandingkan dengan paruh bagian bawah.

Pada daerah tertentu seperti di Kalimantan, sebagian dari burung jenis ini memiliki paruh yang panjangnya sama dengan bentuk karucut. Paruh dengan bentuk seperti ini bermanfaat untuk mematuk, mengupas kulit biji, dan menghancurkan biji – bijian.

Burung Pemakan Serangga

Memiliki bentuk paruh seperti silinder, ramping, dan pendek sesuai dengan jenis makanan yang mereka tangkap setiap hari yaitu serangga, ulat, cacing, dan hewan lunak lainnya.

Sedangkan burung sejenis yang memiliki paruh panjang dan peka lebih suka memangsa serangga segar yang masih hidup dan banyak berkeliaran di alam liar dimana habitat mereka berasal.

Setelah ditangkap biasanya akan dibanting – banting ke tanah atau cabang pohon dimana mereka bersarang dengan parunhnya yang kuat hingga lemas untuk selanjutnya ditelan.

Pemakan Makanan Segala Pakan

Burung berparuh bengkok dengan paruh bagian bawah melengkung ke atas dan bagian atas melengkung ke bawah misalanya Kakatua, Nuri, dan Bayab pada umumnya suka memakan segala jenis makanan kecuali serangga.

Makanan utama mereka adalah biji – bijian, buah tanaman liar yang tak beracun, madu bunga tertentu, dan pucuk tanaman. Sebagian lagi dari jenis burung ini memiliki paruh panjang, ramping, dan lurus atau melengkung dengan ujung lancip hasil adaptasi dari burung sebagai penghisap sari bunga di hutan.

Adaptasi burung pada umumnya berlangsung karena mendapat pengaruh dari lingkungan dimana mereka hidup dan  menjalani kebiasaan selama hidup di alam liar, berusaha untuk mencari makanan dengan sendiri, dimana pada waktu tertentu, burung – burung tersebut akan menjalani seleksi dalam hidup mereka karena pengaruh rantai makanan yang terjadi, dimana aktifitas makan memakan di alam bebas adalah untuk tujuan menjaga keseimbangan populasi yang terdapat diantara jenis mereka.

Burung Pemakan Daging

Burung Elang suka memangsa ular sebagai makanan utama mereka. Seperti yang anda ketahui bahwa masing – masing burung yang terbiasa hidup secara liar di alam bebas memiliki paruh dan kemampuan yang sangat sempurna dan merupakan kekuatan terfokus pada paruh, guna melihat dan berburu beragam serangga dan jenis makanan hidup lainnya di sekitar mereka tinggal.

Adaptasi pada makanan bisa anda lihat pada paruh mereka yang beraneka jenis dan menandakan bahwa mereka adalah pemakan makanan yang berbeda jenis.

Pada umumnya kemampuan fisik burung memegang peranan penting untuk dapat beradaptasi dengan beragam jenis makanan burung yang tersedia di alam bebas dimana mereka tinggal, adapun ciri fisik adalah hal utama yang menandakan bahwa burung itu adalah pemakan tumbuhan atau pemakan daging ditandai pada bentuk paruh masing – masing seperti yang kami jelaskan tersebut di atas.

Hal lain yang perlu diperhatikan untuk burung peliharaan anda di rumah agar tumbuh kembang sehat dan memiliki suara nyaring ketika berkicau adalah dengan mengganti menu makanan burung setiap hari pada waktu pagi, siang ataupun sore menjelang malam agar burung anda gacor, perlu mengetahui lebih serius tentang burung pemakan biji yang pada umumnya memiliki tembolok atau bagian yang membesar di bagian esofagus. Tembolok berfungsi sebagai media untuk penampung pakan seperti biji – bijian yang sudah ditelan oleh burung untuk selanjutnya turun ke usus. Organ ini hanya dimiliki oleh jenis burung yang tidak memakan biji.

Hal inilah yang ilmu peternakan bisa dijadikan sebagai petunjuk tentang perbedaan anatomi yang erat hubungannya dengan makanan mereka sehari – hari. Semoga bermanfaat !