Cara Sukses Berjualan Online

Cara Sukses Berjualan Online SatuSEO.com

Anda pernah bertanya-tanya kenapa ada beberapa item produk yang belum atau bahkan kurang laku, setelah sekian lama terpanjang dionline shop Anda???

Pertanyaan Anda yang seperti ini, mungkin saja akan berubah menjadi rasa kekhawatiran apabila ada banyak stok dari item tersebut bertumpuk pada ruang penyimpanan Anda.

Bahkan apabila Anda dropshipper, fakta tersebut akan menjadikan Anda tertantang untuk dapat menjualnya, mengingat margin yang sudah ditawarkan jauh lebih besar dari item yang lain dan jangan lupa gunakan SEO untuk memaksimalkan promosi anda. Anda juga bisa menggunakan Jasa SEO jika anda ingin hal yang jauh lebih praktis.

Tetapi, sebelum Anda melayangkan diskon “cuci gudang” atau pada blog followers Anda sebab terus menerus promo produk yang sama. Kami berkeinginan agar Anda dapat berjanji untuk membaca postingan ini sampai selesai, alasannya karena…

Pertama, kami akan memberitahukan sebuah rahasia, cara sukses berjualan dionline shop, yang didukung dengan adanya hasil riset ilmuwan Autria yang telah menemukan fakta jika harga, model, merk, atau pun spesifikasi bukanlah pemicu utama dibalik alasan para koncumen memilih sebuah produk dibandingkan dengan yang lainnya.

Ada salah satu faktor pemicu di luar itu semuanya dapat mendorong pemilihan konsumen, dan Anda pasti akan terkejut setelah mengetahui pemicu yang sangat sederhana, bahkan cenderung tak logis.

Kedua, segera setelah Anda tahu faktor pemicu tersebut, didalam satu langkah yang cukup mudah, Anda dapat meningkatkan peluang menjual produk yang kurang laku hingga 2,5 kali lebih tinggi dari angkat penjualan.

Atau, Anda juga dapat menggunakan tips atau pun trik ini untuk mendongkrak faktor penjualan produk yang bisa memberikan Anda margin jauh lebih besar, sehingga Anda pun dapat mendulang utung lebih banyak.

Bagamana, apa Anda tertarik???

Baik, silakan teruskan membaca…

Mengungkap rahasia dibalik pemilihan konsumen

Untuk memudahkan Anda dalam memahami faktor pemicu ini, kami akan berikan contoh kasus berikut ini.

Contoh kasus

Silakan Anda bayangkan berada di sebuah terminal bus

Dimana ada seorang kernet datang menawari Anda untuk menumpang dibus mereka. Sejurus kemudian ada seorang kernet yang lain datang, juga menawarkan busnya.

Dengan tujuan yang sama, ongkons yang sama, dan tipe bus yang sama bahkan kedua kernetnya pun sama-sama ramah serta berpenampilan menarik.

Yang mana diantara kedua kernet tersebut Anda pilih?

Lebih sering daripada tidak, Anda tentunya akan memilih kernet yang pertama kali sudah menawari Anda.